Contoh Menyunting Karangan
Persib Cari Bek yang Memiliki Ketenangan
Selain mengutamakan postur tubuh yang tinggi kekar, Persib Bandung juga membutuhkan bek tengah yang memiliki ketenangan dan mampu membaca permainan dengan baik. Soalnya, para pemain bertahan yang ada saat ini masih selalu terlihat panik dan kurang siap dalam mengantisipasi umpan-umpan terobosan.
Demikian ungkap pelatih Persib Djadjang Nurdjaman saat ditemui di Stadion Persib, Jln. Ahmad Yani, Bandung, Selasa (12/11). Menurut dia, alasan itulah yang menyebabkan dia menolak sejumlah pemain asing yang sempat melamar beberapa waktu lalu.
“Salah satu pertimbangannya karena mereka tidak mampu memenuhi kriteria penilaian tersebut. Kemampuan mereka masih standar. Untuk menemukan pemain yang pas, memang cukup susah,” katanya.
Untuk memenuhi harapannya, Djadjang lebih memilih untuk bersabar menunggu kedatangan satu pemain asal Australia yang kini masih merumput bersama tim yang tampil di A-League, Perth Glory. Selain itu, bek asal Suriah, Naser Al Sebai juga dikabarkan kembali masuk dalam radar pencarian pemain yang dilakukan manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB).
“Demi mendapatkan pemain yang benar-benar berkualitas, saya juga masih menunggu Naser. Urusan pribadi dia di negaranya sudah selesai, dan dalam waktu dekat akan ke Bandung. Kalau Naser dan satu pemain Australia itu datang bersamaan, saya akan pilih satu yang terbaik,” ujarnya.
Disinggung mengenai siapakah sosok pemain asal Australia itu, Djadjang menegaskan dia tidak pernah bermain di Liga Indonesia. Namun, ia memilih tetap bergeming untuk menyebutkan nama pemain incarannya itu.
“Saya sudah lihat rekaman pertandingan dia. Tingginya di atas 185 cm dan berusia sekitar 30 tahun. Postur tubuhnya juga ideal, sesuai yang saya inginkan. Tapi kepastiannya nanti setelah saya melihat kualitas dia secara langsung,” katanya.
Pada laman berita footballaustralia.com.au ada dua pemain belakang Perth Glory yang kriterianya mendekati apa yang disebutkan Djadjang, yakni Dean Heffernan (32) dan Michael Thwaite (29). Kedua pemain tersebut memiliki jangkung 1.86 cm dan 1.90 cm. “Dia memiliki perawakan lebih jangkung dari James Coyne dan posturnya lebih kekar.
Menyunting Karangan
Penulisan Ejaan:
Kalimat: “Saya sudah lihat rekaman pertandingan dia.
Kata dasar lihat seharus nya diganti menjadi Melihat
Tanda Baca:
Kalimat: Tapi kepastiannya nanti setelah saya melihat kualitas dia secara langsung,” katanya.
Seharus nya setelah kata Tapi di beri tanda baca (,)
Pilihan Kata:
Menurut saya pilihan kata pada artikel ini sudah bagus, jadi tidak ada yang perlu diubah.
Ketidak Efektifan Kalimat:
Kalimat: Para pemain bertahan yang ada saat ini masih selalu terlihat panik dan kurang siap dalam
Seharusnya kata para dihilangkan karena Pemain sudah jamak, tidak perlu menggunakan para.
Kepaduan Paragraf:
Menurut saya pada artikel itu, semua paragraf tampak sangat padu dan tidak ada kalimat sumbang yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan paragraph.
Kebulatan Wacana:
Kalimat : Untuk menemukan pemain yang pas, memang cukup susah,” katanya.
Sebaik nya kebulatan wacana pada kata Pas diganti menjadi Bagus.
Selain mengutamakan postur tubuh yang tinggi kekar, Persib Bandung juga membutuhkan bek tengah yang memiliki ketenangan dan mampu membaca permainan dengan baik. Soalnya, para pemain bertahan yang ada saat ini masih selalu terlihat panik dan kurang siap dalam mengantisipasi umpan-umpan terobosan.
Demikian ungkap pelatih Persib Djadjang Nurdjaman saat ditemui di Stadion Persib, Jln. Ahmad Yani, Bandung, Selasa (12/11). Menurut dia, alasan itulah yang menyebabkan dia menolak sejumlah pemain asing yang sempat melamar beberapa waktu lalu.
“Salah satu pertimbangannya karena mereka tidak mampu memenuhi kriteria penilaian tersebut. Kemampuan mereka masih standar. Untuk menemukan pemain yang pas, memang cukup susah,” katanya.
Untuk memenuhi harapannya, Djadjang lebih memilih untuk bersabar menunggu kedatangan satu pemain asal Australia yang kini masih merumput bersama tim yang tampil di A-League, Perth Glory. Selain itu, bek asal Suriah, Naser Al Sebai juga dikabarkan kembali masuk dalam radar pencarian pemain yang dilakukan manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB).
“Demi mendapatkan pemain yang benar-benar berkualitas, saya juga masih menunggu Naser. Urusan pribadi dia di negaranya sudah selesai, dan dalam waktu dekat akan ke Bandung. Kalau Naser dan satu pemain Australia itu datang bersamaan, saya akan pilih satu yang terbaik,” ujarnya.
Disinggung mengenai siapakah sosok pemain asal Australia itu, Djadjang menegaskan dia tidak pernah bermain di Liga Indonesia. Namun, ia memilih tetap bergeming untuk menyebutkan nama pemain incarannya itu.
“Saya sudah lihat rekaman pertandingan dia. Tingginya di atas 185 cm dan berusia sekitar 30 tahun. Postur tubuhnya juga ideal, sesuai yang saya inginkan. Tapi kepastiannya nanti setelah saya melihat kualitas dia secara langsung,” katanya.
Pada laman berita footballaustralia.com.au ada dua pemain belakang Perth Glory yang kriterianya mendekati apa yang disebutkan Djadjang, yakni Dean Heffernan (32) dan Michael Thwaite (29). Kedua pemain tersebut memiliki jangkung 1.86 cm dan 1.90 cm. “Dia memiliki perawakan lebih jangkung dari James Coyne dan posturnya lebih kekar.
Menyunting Karangan
Penulisan Ejaan:
Kalimat: “Saya sudah lihat rekaman pertandingan dia.
Kata dasar lihat seharus nya diganti menjadi Melihat
Tanda Baca:
Kalimat: Tapi kepastiannya nanti setelah saya melihat kualitas dia secara langsung,” katanya.
Seharus nya setelah kata Tapi di beri tanda baca (,)
Pilihan Kata:
Menurut saya pilihan kata pada artikel ini sudah bagus, jadi tidak ada yang perlu diubah.
Ketidak Efektifan Kalimat:
Kalimat: Para pemain bertahan yang ada saat ini masih selalu terlihat panik dan kurang siap dalam
Seharusnya kata para dihilangkan karena Pemain sudah jamak, tidak perlu menggunakan para.
Kepaduan Paragraf:
Menurut saya pada artikel itu, semua paragraf tampak sangat padu dan tidak ada kalimat sumbang yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan paragraph.
Kebulatan Wacana:
Kalimat : Untuk menemukan pemain yang pas, memang cukup susah,” katanya.
Sebaik nya kebulatan wacana pada kata Pas diganti menjadi Bagus.
No comments:
Post a Comment